Jakarta, STT Kerusso Indonesia – Dalam sesi pelatihan “Pemimpin Pasukan Terdahsyat” yang dibawakan oleh Pdt. Joshua Christian, peserta diajak mengenal dan memahami Destiny tujuan hidup ilahi yang telah Tuhan tetapkan bagi setiap orang sejak semula. Destiny bukan sekadar ambisi, tetapi blueprint surgawi yang dirancang khusus untuk setiap pribadi.
Dalam pemaparannya, Pdt. Joshua menjelaskan bahwa dalam bahasa Ibrani, “destiny” disebut akarin, yang berarti “akhir.” Namun sebelum sampai ke akhir besar, setiap orang perlu menyelesaikan destiny kecil tugas-tugas harian yang mengarahkan pada panggilan utama.
Dengan ilustrasi tentang sepak bola dan MotoGP, ia menggambarkan bahwa setiap orang punya peran dan jalur masing-masing tak semua menjadi pencetak gol, tapi setiap posisi menentukan kemenangan.
Ditegaskan pula bahwa dalam 1 Korintus 15:41, terdapat tiga bentuk destiny: matahari (pemimpin), bulan (pendukung utama), dan bintang (penyinar di tempat yang tersembunyi). Setiap peran sama berharganya di mata Tuhan. Seperti Yusuf yang bermimpi melihat matahari, bulan, dan bintang sujud kepadanya itu adalah gambaran struktur spiritual yang Tuhan tetapkan.
Destiny tidak ditentukan oleh perbuatan baik atau buruk (Roma 9:11), tapi oleh panggilan Tuhan. Namun untuk sampai ke sana, seseorang harus membayar harga, meninggalkan zona nyaman, dan tetap setia dalam proses.
Setiap orang punya Destiny. Pertanyaannya: apakah Anda siap menjawabnya?
kata kunci : Destiny Ilahi, Blueprint Surgawi, Panggilan Hidup, Struktur Spiritualitas, Harga Mengikuti Destiny